• Posted by : maysarah dwioct Senin, 21 November 2016

    assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh
    pada waktu yang berbahagia ini saya akan sedikit berbagi ke teman-teman
    masih di bidang IT dan LINUX yaitu mengenai sestem direktori pada linux.
    okee... langsung saja ini dia materi nya


    latar belakang
    karna saya memakai system operasi linux mint pada laptop saya, oleh karna itu sya ingin betul2 memahami direktori yang ada di dalamnya.

    maksud dan tujuan
    agar lebih memudahkan saya dalam menggunakannya direktorinya dan memahami fungsi-fungsinya.

    alat dan bahan
    membaca dan memahami

    jangka waktu
    tergantung orangnya hehe

    materi

    Pengertian
    Di Linux dan Unix segala sesuatu adalah file. Direktori adalah file, file juga file, dan divais-divais juga merupakan file. Divais yang seringkali dirujuk sebagai inode; tetap saja, mereka dianggap sebagai file. Sistem file di Linux dan Unix diorganisasikan secara hirarki, seperti struktur pohon. Level tertinggin dari sistem file adalah direktori root atau (/). Semua file dan direktori yang lain berada dibawah direktori root. Sebagai contoh /home/ferry/example.txt menunjukkan path lengkap ke file example.txt yang berada di direktori ferry, yang juga berada dibawah direktori home, dan semuanya berada dibawah direktori root (/).
    Struktur debian GNU/Linux dan varian GNU/Linux lain berdasarkan pada sistem operasi UNIX. Keuntungan dari sistem direktori ini adalah anda dapat memposisikan sebuah partisi sebagai sebuah file pada sistem. Berikut ini struktur direktori/file debian GNU/Linux:
    1. Root (/)
    Ini merupakan direktori utama pada sistem operasi Linux, yang mana Root Directory ini membawahi direktori lainnya seperti /home,/etc, dan lain-lain. Kita ambil mudahnya saja, kalau di windows, direktori ini setara dengan C:. Namun anda jangan terlalu menyamainya, karena keduanya sangat berbeda. Di windows, partisi akan dibagi berdasarkan drive, C:, D:, E:, dan seterusnya, sedangkan di Linux, pembagian partisi berada di dalam directory Root.
    2. /bin
    Sesuai namanya, direktori /boot berisikan file-file yang dibutukan oleh sistem untuk melakukan booting. File-file seperti GRUB boot loader dan kernel Linux tersimpan di direktori ini.
    3. /boot
    Memuatkan Linux Kernel dan file lain yang diperlukan LILO dan GRUB boot manager.
    4. /cdroom
    Merupakan lokasi sementara untuk CD-ROM yang dimasukan ke dalam sistem. Namun, lokasi standar untuk media sementara berada di dalam direktori /media. Direktori ini sebenarnya bukanlah bagian dari FHS (Filesystem Hierarchy Standard), namun kamu tetap bisa menemukannya di Ubuntu.
    5. /floppy
     Mounting point untuk floppy drive. Jika sistem memiliki 2 buah floppy drive maka akan dikenali sebagai /floppy2.

    6. /dev
    Pada sistem operasi Linux, setiap perangkat yang terhubung akan dianggap sebagai files, dan di direktori /dev inilah file-file khusus yang mempresentasikan perangkat tersebut disimpan. Biasanya sering ditampil direktori seperti /dev/sda1 yang mewakili Drive SATA pertama dalam sistem.

    7. /etc
    Pada direktori inilah banyak tersimpan file-file konfigurasi yang pada umumnya bisa kamu edit sendiri menggunakan text editor.

    8. /home
    Pada direktori ini berisi direktori untuk masing-masing user. Misal, nama user kamu adalah “ferry”, maka kamu memiliki direktori di /home/ferry. Di direktori tersebut umumnya berisi file data-data user dan file konfigurasi user tertentu. Setiap user hanya memiliki hak akses atas direktorinya masing-masing. Untuk bisa menggunakan direktori user lain, kamu harus login dahulu sebagai super user (Root).

    9. /inittrd
    File-file untuk RAM Disk GNU/Linux.

    10. /lib
    Berisi file-file penting yang dibutuhkan oleh file binari dalam direktori /bin dan /sbin. Sedangkan kumpulan file pnenting yang dibutuhkan oleh binari dalam folder /usr/bin terletak pada /usr/lib.

    11. /mnt
    Direktori /mnt merupakan tempat untuk kamu nge-mount filesystem untuk menggunakannya sementara. Saya sering memanfaatkannya ketika melakukan sharing file yang mengharuskan saya nge-mount terlebih dahulu filesystem dari windows. Biasanya saya memberi nama /mnt/windows. Namun untuk nge-mount filesystem tidak harus di direktori tersebut melainkan bisa dimana saja.

    12. /proc
    Direktori ini hampir mirip dengan direktory /dev karena tidak berisi file-file standar, melainkan berisi file-file khusus yang mempresentasikan siste dan proses informasi.

    13. /root
    Direktori ini merupakan Home-nya user Root. Bukan terletak di /home/root, melainkan folder tersendiri, yaitu di /root. Ingat ya, ini berbeda dengan /, yang merupakan sistem directori utama.

    14.  /sbin
    File-file executable yang dibutuhkan untuk boot sistem serta program-program maintenance seperti lilo, ifconfig, mkfs, dll dan hanya dapat dieksekusi oleh user root.

    15. /usr
    Merupakan direktori tempat aplikasi disimpan oleh GNU/linux, saat anda menginstal sebuah program di debian GNU/linux maka akan secara otomatis disimpan di direktori tersebut.

    16. /var
    File data yang berisi tentang perubahan-perubahan yang dilakukan seperti cache, spool, log file, dan file mailbox user.

    17. /tmp
    Tempat untuk menyimpan sementara file-file Linux. Biasanya file yang disimpan dalam directory ini akan terhapus setiap kalu me-restart komputer.

    18. /srv
    Direktori yang dimaksudkan sebagai tempat data dari sebuah layanan yang diberikan oleh sistem. Misal, jika kamu menggunakan server Apache untuk service web, kamu bisa menyimpan file-file website tersebut di sebuah direktori di dalam /srv.

    19. /run
    File yang berisi tentang system yang valid sampai system melakukan boot selanjutnya.

    20. /usr/bin
    Berisi file-file biner/program yang dapat digunakan oleh seluruh user.

    21. /usr/doc
    Berisi dokumentasi yang dapat diakses oleh seluruh user.

    22. /usr/lib
    Berisi file biner untuk bahasa pemrograman yang dapat diakses oleh seluruh user.

    23. /usr/local
    Berisi program yang ditulis oleh user pada komputer lokal.

    24. /usr/src
    Berisi source code untuk sistem operasi GNU/Linux seperti kernel Linux, dll.
    Semua mengenai direktori sudah di jelaskan seperti pada penjelasan diatas dan tambahan susunan dari di rektori pada Linux itu seperti pohon terbalik yang / atau root sebagai akar utama pada Linux dan cabang-cabangnya seperti pada penjelasan diatas
    referensi : Buku Debian .rar (Bab 4 Sistem File GNU/Linux)
                      http://www.pintarkomputer.com
    semoga bermanfaat !! wassalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakatuh

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • - Copyright © maysarah dwioct | blc telkom kpli klaten - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -